Editorial Policies

Focus and Scope

Indonesian Journal of Human Nutrition (IJHN) merupakan jurnal gizi yang spesifik pada aspek gizi manusia (human nutrition) dan meliputi lingkup keilmuan gizi klinik (aspek penelitian kultur, hewan coba, intervensi kepada manusia, biomolekular, nutrigenetik, nutrigenomik, fetal programming, gut microbiota, gut hormone), gizi komunitas (aspek epidemiologi, observasional, studi kualitatif, edukasi gizi, kesehatan  masyarakat), dan gizi institusi (pengembangan pangan fungsional, pengembangan resep terkait asupan makan pasien)

 

Section Policies

Articles

Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Penyunting Pelaksana 2

Editors
  • Ayuningtyas Dian
Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed

Penyunting Pelaksana 3

Editors
  • Catur Wilujeng
Checked Open Submissions Checked Indexed Checked Peer Reviewed
 

Peer Review Process

1. Setiap artikel yang masuk ke dalam redaksi IJHN akan direview oleh 2 orang reviewer/mitra bebestari yang telah ditunjuk sesuai kepakaran dan kesesuaian bidangnya dengan topik artikel yang ditulis oleh penulis.

2. Reviewer/Mitra Bebestari selanjutnya akan mereview artikel tersebut terkait dengan konten/substansi artikel yang ditulis selama kurang lebih 2-4 minggu.

3. Reviewer/Mitra Bebestari berhak memutuskan apakah artikel yang telah direview tersebut "diterima", "diterima dengan perbaikan", dan "tidak diterima" sesuai hasil proses review yang dilakukan.

 

 

Publication Frequency

IJHN dipublikasikan sebanyak 2 kali dalam 1 tahun, yaitu pada Bulan Juni dan Bulan Desember.

 

Open Access Policy

Jurnal ini menyediakan artikel-artikel yang dipublikasikan secara open-access dengan tujuan dapat membagi banyak hasil penelitian untuk mendukung proses penyebarluasan ilmu pengetahuan secara global.

 

 

Indonesian Journal of Human Nutrition (IJHN)

Indonesian Journal of Human Nutrition (IJHN) merupakan jurnal gizi yang spesifik pada aspek gizi manusia (human nutrition) dan meliputi lingkup keilmuan gizi klinik (aspek penelitian kultur, hewan coba, intervensi kepada manusia, biomolekular, nutrigenetik, nutrigenomik, fetal programming, gut microbiota, gut hormone), gizi komunitas (aspek epidemiologi, observasional, studi kualitatif, edukasi gizi, kesehatan  masyarakat), dan gizi institusi (pengembangan pangan fungsional, pengembangan resep terkait asupan makan pasien)