Asupan Kolesterol dan Tekanan Darah pada WUS Hipertensi Suku Madura di Kota Malang (Cholesterol Intake and Blood Pressure in WRA’s Hypertension of Madurese Ethnic Group in Malang)

Dwira Rahima, Widya Rahmawati, Holipah -, Nia N. Wirawan

Abstract


Abstrak

Tekanan darah tinggi atau hipertensi diprediksikan akan meningkat sebesar 60% pada tahun 2025. Wanita Usia Subur (WUS) mempunyai risiko lebih tinggi mengalami hipertensi yang da-pat disebabkan oleh pola makan tinggi energi, protein dan lemak tetapi minim serat. Masyarakat Indonesia yang terdiri dari beragam suku mempunyai pola makan yang berbeda, salah satunya pada suku madura yang pola makannya tinggi sumber kolesterol dan rendah serat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan kolesterol dengan tekanan darah pada WUS. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional study dengan teknik pengambilan subjek menggunakan purpossive sampling (n=48). Hasil penelitian menunjukkan 93,8% asupan kolesterol sesuai dengan rekomendasi WHO yaitu ≤300 mg. Berdasarkan uji statistik, asupan kolesterol tidak berhubungan dengan tekanan darah responden (p=1,000).  Kesimpulan dari penelitian ini tidak menunjukkan adanya hubungan antara asupan kolesterol dengan tekanan darah pada WUS tekanan darah tinggi. Perlu dilakukan penelitian lanjutan mengenai hal serupa dengan jumlah responden yang lebih banyak dan jika memungkinkan dilakukan uji laborato-rium untuk mengetahui jangka waktu asupan kolesterol dapat meningkatkan kadar kolesterol darah.

Kata kunci: asupan kolesterol, tekanan darah, WUS

 

Abstract

High blood pressure or hypertension is predicted to increase by 60% in 2025. Women of Reproductive Age (WRA) have a higher risk of hypertension caused by a diet of high energy, high protein, and high fat, but low in fiber. Indonesian is composed of various ethnics that have different diets, one of them is Madurese ethnic whose diets are high in cholesterol but low in fiber. This study aims to determine the relationship of cholesterol intake with blood pressure in WRA. This study used a cross sectional study and purposive sampling technique (n=48). The result showed 93.8% of cholesterol intake is in accordance with the WHO recommendation that is ≤300 mg. Based on statistic test, cholesterol intake was not related with  respondents blood pressure (p=1.000). This research concludes that there is no relationship between cholesterol intake and blood pressure in WRA with high blood pressure. Further research is needed on the same subjects with more of respondents and laboratory test, if possible, to find out the duration of cholesterol intake that can increase blood cholesterol level.

Keywords: cholesterol intake, blood pressure, women of reproductive age


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.ijhn.2016.003.02.3

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.