POTENSI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA COOKIES GANYONG GALOHGOR UNTUK PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE II

Aulia Ratnadianti Suharjo, Katrin Roosita

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk cookies ganyong galohgor sebagai kudapan alternatif bagi penderita diabetes melitus. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan empat taraf formula, yaitu F0 (kontrol), F1 (12.5% tepung ganyong, 0% ekstrak galohgor), F2 (10% tepung ganyong, 2.5% ekstrak galohgor), dan F3 (0% tepung ganyong, 2.5% ekstrak galohgor). Cookies ganyong galohgor memiliki tingkat penerimaan mencapai 82%. Kandungan zat gizi cookies ganyong galohgor adalah 5.3% (b/b), abu 2.4% (b/k), lemak 26.8% (b/k), protein 2.4% (b/k), serat kasar 3.1% (b/k), dan karbohidrat 63.1% (b/k). Total flavonoid pada cookies ganyong galohgor mencapai 22 mg quercetin equivalen/100 gram. Cookies ganyong galohgor dalam satu kali sajian (40 gram) mampu memenuhi 12.9% energi, 1.5% protein, 30.5% lemak, 4.9% serat, dan 10.2% karbohidrat kebutuhan wanita berusia 50-64 tahun.

 


Keywords


diabetes melitus; cookies; ganyong; galohgor

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.