Hubungan Peran Keluarga dan Pengetahuan Ibu Terhadap Pemberian ASI di Desa Tanah Merah Kabupaten Tangerang

Riche Mia Destyana, Dudung Angkasa, Rachmanida Nuzrina

Abstract


ASI merupakan satu-satunya makanan terbaik yang ideal dan paling sempurna untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi selama proses tumbuh kembang pada 6 bulan pertama kehidupannya. Namun cakupan ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, hal ini disebabkan oleh faktor internal (usia, pengetahuan, pendidikan, sikap atau perilaku, dan kondisi kesehatan ibu) dan faktor eksternal (peran keluarga). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran keluarga dan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif terhadap pemberian ASI eksklusif di Desa Tanah Merah, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang tahun 2017. Penelitian cross-sectional ini melibatkan 93 responden yang diambil secara total sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pemberian ASI eksklusif masih rendah (29%), sebagian besar responden memiliki peran keluarga yang “kurang baik” (45,57%) tetapi berpengetahuan “baik” (62,31%). Penelitian menemukan hubungan bermakna antara peran keluarga dengan pamberian ASI eksklusif tetapi skor pengetahuan ibu tidak berhubungan secara signifikan dengan pemberian ASI eksklusif. Peran keluarga perlu ditingkatkan lagi agar ibu dapat memberikan ASI secara eksklusif sehingga bayi mendapat asupan gizi yang adekuat terutama bayi yang tinggal di pedesaan.

Kata kunci: peran keluarga; pengetahuan ibu; pemberian ASI eksklusif

Abstract

Breast milk is the only ideal and the most perfect food to meet the nutritional needs of infants during the growth process in the first 6 months of life. However, the coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia is still low due to internal factors (age, knowledge, education, attitude/behavior, and maternal health condition) and external factors (family roles). This research aimed to know the relation of family role and mother knowledge on exclusive breastfeeding (EB) to EB practices in Tanah Merah Village, East Sepatan Sub-district, Tangerang Regency in 2017. This cross-sectional study involved 93 respondents taken by total sampling. The statistical test used was chi-square test. The results showed that the percentage of EB in Tanah Merah Village is still low (29%), most of the respondents have unfavorable family role (45.57%), but have good knowledge on EB (62.31%). This study found a significant association between family role and exclusive breastfeeding, but the score of mother's knowledge does not correlate significantly with exclusive breastfeeding. Family role in encouraging the mother to breastfeed exclusively should be strengthened in order to ensure adequate nutritional intake for the infants, particularly those who live in rural area.

Keywords: family role; mother's knowledge; exclusive breastfeeding


Keywords


peran keluarga, pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif

Full Text:

PDF

References


Barredo L, Agyepong I, Liu G, Reddy S. Ensure Healthy Lives and Promote Well-Being for All at All Ages. UN Chronicle. 2015; 51 (4): 9-10.

Liu L, Oza S, Hogan D, Chu Y, Perin J, Zhu J, et al. Global, Regional, and National Causes of Under-5 Mortality in 2000–15: An Updated Systematic Analysis with Implications for The Sustainable Development Goals. The Lancet. 2016; 388 (10063): 3027–35.

Kramer, Michael S, Ritsuko K. The Optimal Duration of Exclusive Breastfeeding. Protecting Infants Through Human Milk. Boston: Springer; 2004. 63-77.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 450/Menkes/SK IV/2004 tentang pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara eksklusif pada bayi di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2004.

Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2015. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2016.

Kementerian Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Tahun 2013. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI; 2013.

Horta BL, Loret De Mola C, Victora CG. Long‐term Consequences of Breastfeeding on Cholesterol, Obesity, Systolic Blood Pressure, and Type 2 Diabetes: A Systematic Review and Meta‐Analysis. Acta Paediatrica. 2015; 104 (S467): 30-37.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Profil Kesehatan Kabupaten Tangerang Tahun 2014. Tangerang: Bidang Pengembangan dan Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang; 2015.

Rahmawati A, Bahar B, Salam A. Hubungan Antara Karakteristik Ibu, Peran Petugas Kesehatan dan Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Bonto Cani Kabupaten Bone. [Skripsi]. Makassar: UNHAS; 2012.

Meri O. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang ASI Eksklusif, Inisiasi Menyusui Dini, Tempat Persalinan, dan Penolong Persalinan Terhadap Pemberian Makanan Prelakteal pada Bayi 0-5 Bulan di Wilayah Puskesmas Balai Agung Kota Sekayu Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2012. [Skripsi]. Depok: Universitas Indonesia; 2012.

Rahardjo S. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Satu Jam Pertama Setelah Melahirkan. Kesmas Natl Public Health J. 2006;1 (1): 11–7.

Angkasa D, Nadiyah, Sitoayu L, Jus’ at I. Length of Paternal Education Is Associated with Height-for-Age of School Children in Rural Area of Sepatan Timur-Tangerang. GIZI Indones. 2018; 41 (1): 27–38.

Juliastuti R. Hubungan Tingkat Pengetahuan, Status Pekerjaan Ibu, dan Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini dengan Pemberian ASI Eksklusif. [Tesis]. Surakarta: Universitas Sebelas Maret; 2011.

Raharjo HRP. Hubungan Support System Keluarga dengan Sikap Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sukoharjo. [Skripsi]. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2012.

Wiwin NW, Hartini H. Hubungan Pengetahuan Ibu dan Dukungan Keluarga dengan Pemberian ASI Eksklusif di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Long Iram Kecamatan Long Iram Kabupaten Kutai Barat. J Ilmu Kesehat. 2016; 4 (2).

Sartono A, Utaminingrum H. Hubungan Pengetahuan Ibu, Pendidikan Ibu dan Dukungan Suami dengan Praktek Pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Muktiharjo Kidul Kecamatan Telogosari Kota Semarang. Jurnal Gizi UNIMUS. 2012; 1 (1): 1-9.

Ramadani M, Hadi EN. Dukungan Suami dalam Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tawar Kota Padang, Sumatera Barat. Kesmas Natl Public Health J. 2010; 4 (6): 269–74.

Semba RD, de Pee S, Sun K, Sari M, Akhter N, Bloem MW. Effect of Parental Formal Education on Risk Of Child Stunting in Indonesia and Bangladesh: A Cross-Sectional Study. The Lancet. 2008; 371 (9609): 322–8.

Burchi F. Whose Education Affects A Child’s Nutritional Status? From Parents’ to Household’s Education. Demogr Res. 2012; 27: 681–704.

Merisa N. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang ASI Eksklusif dan Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi di Puskesmas Kelurahan Kutabumi Tangerang. [Skripsi]. Jakarta; Universitas Esa Unggul; 2013.

Zakaria R. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Tindakan Ibu dalam Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango Tahun 2014. JIKMU. 2015; 5 (3).

Tarigan IU, Aryastami NK. Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Ibu Bayi Terhadap Pemberian ASI Eksklusif. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. 2012; 15 (4): 390-397.




DOI: http://dx.doi.org/10.21776/ub.ijhn.2018.005.01.5

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.